Total Tayangan Laman

Senin, 06 Agustus 2012

LAGU WAJIB
Latar Belakang Lagu Wajib
            Kemerdekaan negera Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 menjadi tanggung jawab semua warna Negara Indonesia.  Tanggung jawab menjadi suatu Negara yang telah merdeka menjadi lebih berat dari pada waktu sebelumnya. Tanggung jawab itu berupa kewajiban untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan yang telah dicapai.
            Sebagai negara yang masih muda usia, banyak terdapat hambatan yang terjadi, baik dari dalam maupun dari luar. Kemerdekaan yang telah diraih tidak mengentikan upaya-upaya dari pihak luar untuk menjajah kembali Negara Indonesia. Namun apapun yang terjadi, kemerdekaan adalah harga mati, bangsa Indonesia konsekwen pada pendiriannya dan berpegang teguh pada semboyannya yang tidak bisa ditawar lagi, Sekali Merdeka tetap Merdeka, Merdeka atau Mati.
            Dalam rangka mempertahankan kedaulatan Negara tercinta ini, sebagai pembakar semangat yang selalu berkobar, sebagai penunjang keberanian yang tak kunjung surut, maka kedudukan lagu-lagu nasional ciptaan para komponis Indonesia sungguh tidak kecil artinya. Dengan mendengarkan, menyanyikan lagu-lagu nasional yang diciptakan para komponis Indonesia, rasa rela berkorban segala-galanya, harta, benda, darah dan airmata, bahkan nyawa sekalipun, akan selalu terpatri di setiap dada bangsa Indonesia. Maka terciptalah ratusan..bahkan ribuan lagu-lagu yang menjadi pengiring setiap gerak langkah para pejuang bangsa ini.
            Menyadari hal tersebut, maka pemerintah, dalam hal ini Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, lalu berusaha menginventarisasikan sejumlah lagu-lagu nasional. Setelah terkumpul, lagu-lagu tersebut diseleksi dan dipilih yang mengandung unsur-unsur patriotic, cinta tanah air, ungkapan syukur pada Tuhan, dan sebagainya.
Adapun hasil seleksi lagu-lagu tersebut adalah telah terpilihnya tujuh buah lagu-lagu nasional, seperti yang diinstruksikan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 17 April 1960. Ketujuh lagu tersebut dinamakan Lagu Wajib. Pengertian lagu wajib disini mengandung maksud, bahwa lagu-lagu itu wajib dipelajari, dipahami, dan dihayati makna dan isinya oleh seluruh pemuda dan pelajar di seluruh pelosok tanah air. Adapun caranya, siapa saja yang namanya pemuda dan pelajar, harus dapat menyanyikan dan dan memimpin lagu-lagu tersebut dengan sebaik-baiknya. Adapun ketujuh lagu tersebut adalah:
1.      Indonesia Raya
2.      Bagimu Negri
3.      Maju tak Gentar
4.      Satu Nusa Satu Bangsa
5.      Dari Barat Sampai Ke Timur (tanggal 6 Mei 1963 diubah judulnya menjadi Dari Sabang sampai Merauke oleh Presiden Soekarno)
6.      Bebaskan Irian
7.      Merah Putih

Pada tahap selanjutnya, lagu-lagu wajib ditingkatkan jumlahnya sesuai dengan perkembangan dan tingkat perjuangan bangsa. Tetapi, sesuai dengan perkembangan dan perubahan yang terjadi di Indonesia, ada beberapa lagu yang yang di hapuskan, sekarang jumlah lagu wajib ada 12 buah.
Daftar lagu wajib selengkapnya adalah:
1.      Indonesia Raya                                          WR. Supratman
2.      Bagimu Negri                                            Koesbini
3.      Maju Tak Gentar                                       C. Simanjuntak
4.      Satu Nusa Satu Bangsa                             L. Manik
5.      Dari Sabang sampai Merauke                  R. Suraryo
6.      Merah Putih                                              Ibu Sud
7.      Berkibarlah Benderaku                             Ibu Sud
8.      Garuda Pancasila                                      Prohar/Sudharnoto
9.      Hallo-Hallo Bandung                                 Ismail Marzuki
10.  Hari Merdeka                                           H. Mutahar
11.  Indonesia Tetap Merdeka                         C. Simanjuntak
12.  Rayuan Pulau Kelapa                                Ismail Marzuki
Dari uraian di atas jelaslah bahwa lagu-lagu wajib diangkat dari lagu-lagu nasional yang ada, Oleh sebab itu bisa dikatan bahwa setiap lagu wajib adalah lagu nasional, sebaliknya tidak setiap lagu nasional menjadi lagu wajib.
Demikian, semoga bermanfaat.

Minggu, 31 Juli 2011

SIFAT DASAR SENI

Tidak setiap karya manusia bisa dikatakan sebagai karya seni, berdasarkan telaah terhadap teori-teori seni, didapatkan sekurang-kurangnya 5 sifat dasar seni, yaitu,:
a. Kreatif, seni merupakan rangkaian kegiatan manusia yang selalu menciptakan sesuatu yang baru, apapun itu (lukisan, lagu, tarian, teater dll) yang tadinya belum ada dalam gagasan seseorang.


b. Individualitas, karya seni yang tercipta merupakan karya yang berciri personal, subjektif dan individual. Seniman berperan sebagai konseptor karya dan atau sekaligus berperan sebagai pembuat karya atau pelaku. Namun dalam perkembangannya, karya seni dapat pula merupakan karya bersama atau kolaborasi yang merefleksikan gagasan bersama. Sifat individual seniman tercermin dari karya seninya melalui gaya pengekspresian yang khas. Contoh: lagu Iwan Fals memiliki gaya yang berbeda dengan lagu Ebiet.

c. Ekspresi, dalam mengapresiasi dan menilai suatu karya seni harus memakai kriteria atau ukuran perasaan estetis. Seniman mengekspresikan perasaan estetisnya ke dalam karya seni. Penikmat seni (apresiator) menghayati, memahami, dan mengapresiasi karya tersebut dengan perasaannya. Contoh, lagu Imagine karya John Lenon merupakan ungkapan kepeduliannya terhadap nilai-nilai humanisme dan perdamaian sehingga mampu menggugah perasaan para pendengarnya.

d. Keabadian, sebab seni dapat hidup sepanjang masa melampaui usia penciptanya. Karya seni yang diciptakan oleh seorang seniman dan diapresiasi oleh masyarakatnya, tidak dapat terhapus oleh waktu. Contoh, Lagu Indonesia Raya sampai sekarang masih tetap abadi dan diapresiasi oleh bangsa Indonesia sebagai lagu kebangsaan.

e. Universal, seni berkembang di seluruh dunia dan di sepanjang waktu. Seni tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Sejak jaman pra sejarah sampai jaman modern ini, orang terus membuat karya seni dengan beragam fungsi dan wujudnya sesuai dengan perkembangan masyarakat. Contoh, desain mode baju terus berkembang sesuai trend mode yang selalu berubah dari waktu ke waktu dan banyak mempengaruhi gaya hidup di seluruh penjuru dunia. Produk kriya keramik dengan berbagai coraknya dapat dijumpai di berbagai daerah dan negara.

Tugas:
1. Seorang seniman berkarya dan seorang pengrajin bekerja. Diskusikan dengan kelompokmu, apa persamaan dan perbedaannya.


PENGERTIAN SENI

"Apakah Seni itu?" pada kenyataannya pertanyaan itu tidak mudah untuk dijabarkan. Seni adalah fenomena yang kompleks. Batasan atau maknanya ditentukan oleh banyak faktor, seperti kurator, kritikus, pasar, pranata, paradigma akademis, kosmologi kultural, perubahan jaman, aliran filsafat, dan sebagainya. Seni memiliki konsep majemuk, dinamis, bergerak bebas dan mampu mengakomodasi kecenderungan individual yang khas, tidak lagi patuh pada klasifikasi historis dalam penciptaan karya seni secara kronologis, maupun klasifikasi seni berdasarkan aliran seni tertentu. Konsep seni terus berkembang sejalan dengan perkembangan budaya dan kehidupan masyarakat yang dinamis.
Tidak dapat dipungkiri pada mulanya definisi atau makna seni yang digunakan dalam budaya masyarakat Indonesia merupakan adaptasi definisi seni dari konsep seni Eropa dan Amerika. Menurut Soedarso,Sp (1988), kata "Seni" mempunyai makna yang dekat dengan istilahl'arte (Italia), l'art (Perancis), el arte (Spanyol) dan art (Inggris), yang berarti kemahiran, ketangkasan, dan keahlian. Sedangkan kata artes memiliki arti orang-orang yang memiliki kemahiran atau ketangkasan.
Dalam buku Tinjauan Seni, Soedarso menjelaskan bahwa kata "Seni" berasal dari kata "Sani"dalam bahasa Sansekerta yang berarti pemujaan, pelayanan, donasi, permintaan, atau pencarian dengan hormat dan jujur. Dalam versi lain seni disebut "Cilpa" yang berarti berwarna atau pewarna, yang kemudian berkembang menjadi "Cilpacastra" yang berarti segala macam kekriyaan (hasil ketrampilan tangan) yang artisitik.
Dalam perkembangannya muncul berbagai pengertian seni, yaitu:a. Seni sebagai karya seni (work of art), pengertian seni sebagai "benda/karya" atau "hasil kegiatan" diungkapkan oleh Joganatha bahwa seni atau keindahan adalah sesuatu yang menghasilkan kesenangan, tetapi berbeda dengan sekedar rasa gembira, karena mempunyai unsur transendental atau spiritual. Sedang menurut Goerge Dicki, seni sebagai berhubungan dengan pemahaman tentang posisi benda seni dalam budaya material, yakni klasifikasi benda buatan manusia secara kultural. Sifat fisik benda seni mengandung nilai-nilai untuk diapresiasi. Karya seni pada hakekatnya mewadahi nilai-nilai personal manusia dan nilai-nilai sosial denganberbagai ragam wujudnya. Sebagai contoh, Lukisan prasejarah di berbagai Gua memiliki nilai religi magis yang membangkitkan spirit dan sugesti terhadap binatang buruan.
b. Seni sebagai Kemahiran seperti dikatakan Aristoteles adalah kemampuan membuat sesuatu dalam hubungannya dengan upaya mencapau suatu tujuan yang ditentukan oleh gagasan tertentu. Contoh, Pematung Bali dan Jepara mahir dan terampil dalam memahat bermacam patung dan ukiran kayu yang memiliki nilai seni atau fungsional, Idris Sardi terkenal karena kemahirannya memainkan biola dengan berbagai improvisasi yang kreatif.
c. Seni sebagai Kegiatan Manusia diungkapkan oleh Leo Tolstoy, merupakan kegiatan sadar manusia dengan perantaraan tanda-tanda lahiriah tertentu untuk menyampaikan perasaan-perasaan yang dihayatinya kepada orang lain. Contoh, ekspresi wajah dan gerakan yang lucu pelawak mengundang gelak tawa penonton,
Demikianlah beberapa pengertian seni yang dikembangkan oleh para pakar estetika. Dari berbagai pengertian tersebut, maka seni dalam arti sempit adalah kegiatan manusia dalam mengekspresikan pengalaman hidup dan kesadaran artistiknya yang melibatkan kemampuan intuisi, kepekaan inderawi dan rasa, kemampuan intelektual, kreativitas serta ketrampilan teknik untuk menciptakan karya yang memiliki fungsi personal atau sosial dengan menggunakan berbagai media.

Tugas:
1. Carilah 3 pengertian seni dari berbagai sumber.
2. Diskusikan dalam kelompok, berdasarkan berbagai pendapat tentang seni, simpulkan pengertian seni menurut kelompokmu!

Minggu, 18 Juli 2010

PENGERTIAN SENI


Kita sering mendengar dan memakai istilah seni, namun apakah kita benar-benar memahami definisi seni? Berikut kita lihat beberapa definisi seni menurut beberapa ahli.
1. Matius Ali dalam Estetika, Sebuah Pengantar Filsafat Keindahan, membagi seni dalam 3 kategori, yaitu:
a. Teori Mimesis yang disampaikan oleh para filsuf Yunani Kuno seperti Plato dan Aristoteles, menurut teori ini, seni adalah tiruan atau menirukan alam
b. Teori Ekspresi Seni Modern, Seni adalah ungkapan emosi atau ungkapan perasaan seniman
c. Teori Cita Rasa, seni bukanlah keindahan, tetapi merupakan pengalaman atau perasaan seseorang
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia,
a. Seni diartikan halus, kecil dan halus, tipis, lembut dan enak didengar, mungil dan elok.
b. Keahlian membuat karya bermutu (dilihat dari segi keindahan dan kehalusannya)
c. kesanggupan akal untuk menciptakan sesuatu yang bernilai tinggi
3. Ki Hajar Dewantara, seni adalah perbuatan manusia yang timbul dari perasaannya dan bersifat indah sehinga dapat menggerakkan jiwanya

Tugas untuk siswa: Carilah 3 pengertian seni dari berbagai sumber, kemudian simpulkan pengertian seni menurut kalian berdasarkan sumber yang kalian peroleh!
Tugas dikirimkan ke inbox facebook widagdo_budiprayogo@yahoo.com

Senin, 23 November 2009


Guru-guru SMANSA yang mendapat penghargaan sebagai Guru berprestasi dan berjasa dalam rangka Hari Guru Indonesia 2009
Maju Terus Pendidikan...Maju terus SMANSA

Tugas Kesenian

Kalau tugas yang sudah kalian buat sebelumnya kalian buat tanpa perencanaan yang tertulis dan penuh dengan improvisasi, maka untuk tugas selanjutnya buatlah dulu perencanaan, jadwal dan langkah-langkah kerja.
Buatlah Proposal kegiatan pementasan ujian akhir tahun. ketik dan kirimkan ke Facebook dengan alamat widagdo budiprayogo, atau email widagdo_budiprayogo@yahoo.com
Tugas sudah terkirim paling lambat tanggal 28 Nopember 2009.
Slamat berkarya